Selasa, 02 Juni 2015

Xiaomi Mi4i. What to Expect?

Xiaomi Mi4i. Smartphone Xiaomi yang beberapa hari lalu baru mengadakan launching event di Indonesia ini menawarkan spesifikasi wah dengan harga dibawah 3 juta. Apa aja keunggulannya? Bersama Alvin dari Kang Review, berikut ulasannya:

Berat Mi41 130 gram, support dual sim dan sudah supprt 4G. Layar yang digunakan bertipe IPS LCD capacitive touchscreen yang support 16M colors. Bentangan layarnya selebar 5 inch dengan kerapatan layar mencapai 441 ppi. Mi4i juga sudah menggunakan MIUI generasi ke 6.

OS yang digunakan Mi4i juga sudah Lollipop 5.0.2 dengan processor Qualcomm Snapdragon 615 bertenaga Quad-core 1.7 Ghz Cortex-A53 dengan GPU Adreno 405.

Mi4i memberikan internal storage sebesar 16 GB dengan RAM 2 GB, namun sayangnya Mi4i tidak dilengkapi dengan slot miroSD.

Kamera belakang Mi4i sudah 13 MP di support fitur fitur seperti autofocus, dual LED Flash, Geo tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, dan HDR. Kamera belakang juga sudah bisa merekam video dengan kualitas 1080p dengan frame 30fps. Kamera depannya juga sudah 5 MP.

Fitur seperti Wi-Fi, Radio, Bluetooth, GPS, dan Micro USB juga sudah tersedia di Mi4i ditambah dengan sensor yang cukup lengkap, yaitu accelerometer, gyro, proximity, dan compass.

Di sektor batre, Mi4i juga memberikan betre berkapasitas 3120 mAh bertipe Li-Ion juga Mi4i dilengkapi dengan fitur quick charge.

Untuk Mi4i sendiri dijual di Indonesia dengan harga 2,7-2,8 jutaan.

Kesimpulannya. Dengan harga 2,8 jutaan saja kalian sudah bisa memiliki smartphone bertenaga Quad-core, sudah Lollipop, RAM 2 GB, dan pastinya batre berkapasitas besar. Meskipun tidak disediakan slot MicroSD.

Kelebihan Mi4i:
- RAM 2 GB
- Processor Snapdragon
- Batre 3120 mAh
- Kamera 13 dan 5 MP
- Harganya murah
- Sensor yang lengkap

Kekurangan Mi4i:
- Tidak disediakan slot MicroSD
- Internal storage 16 GB yang
 bagi sebagian orang kurang

Demikian post kali ini. ditunggu comment dan follownya bro. Alvin undur diri. Thanks.

Kamis, 28 Mei 2015

MediaTek vs Snapdragon

Kalo bicara soal processor, pasti kalian ga asing lagi dengan kedua processor ini, yaitu MediaTek dan Snapdragon. Kira-kira mana yang paling bagus?

Snapdragon, processor yang dari tahun lalu lagi naik daun karena beberapa keunggulan, seperti smooth, daya batre lebih hemat dibanding MediaTek, dll. Tapi, komplain komplain pengguna tentang masalah overheat di Snapdragon membuat processor ini banyak dipertanyakan.

Sementara di sisi lain ada juga MediaTek, processor yang katanya di bawah Snapdragon soal kecepatan, namun akan membuat para pengguna smartphone merasa lebih nyaman karena sangat minim keluhan tentang overheat pada processor ini. Tapi memang batre tidak sehemat kalo menggunakan Snapdragon dan ga smooth smooth amat.

Snapdragon punya quick charge? santai dulu bro.....MediaTek juga punya. Nah, ini nih Snapdragon juga memang terkenal dengan fitur quick chargenya, namun bukan berarti MediaTek ga punya bro. Kalo di Snapdragon namanya Qualcomm quick charge, kalo di MediaTek namanya Pump Express Plus. Namun memang fitur quick charge MediaTek baru tersedia untuk processor MediaTek terbaru.

Ya, mungkin sekian aja post kali ini. Maaf kalo post berantakan dan ga jelas. Ditunggu comment dan follownya ya bro. Sekian dari Kang Review. Thanks.

Sabtu, 16 Mei 2015

Kenapa Harus Batre yang Dikorbankan?

Kembali lagi dengan Kang Review. Kalo kita lihat ada beberapa vendor android yang mengeluarkan flagship mereka dengan spesifikasi dan desain yang amat sangat bagus, namun sektor  yang dikorbankan adalah sektor batre. Padahal batre merupakan salah satu sektor yang sangat penting di sebuah smartphone.

Contohnya, Samsung Galaxy S6 yang hanya diberikan batre berkapasitas 2550 mAh saja dan HTC One M9 yang diberikan batre berkapasitas 2840 mAh saja. Padahal menurut saya, flagship itu harusnya memiliki kapasitas batre minimal 3000 mAh lah bro. Memang, banyak vendor yang menutupi kekurangan itu dengan memberikan fitur quick charge, namun tetap saja belum bisa menutupi sepenuhnya kekurangan itu.

Bagaimana kalo kita lagi jalan jalan bro. Nah, batre kan ga bisa tahan lama, kalo mau quick charge harus pake charger yang support quick charge, power bank boleh lah tapi kan kalo pake power bank jadi kayak charge normal. Jadi, kalo pake power bank ya minimal 2 jam lah paling cepet buat pengisian normal.

Jadi, hikmahnya seharusnya para vendor sadar kalo batre harusnya bukan sektor yang harus dikorbankan. Bisa resolusi kamera dikurangin dikitlah atau sisi desain yang di pangkas.

Sekian dari Kang Review. Tolong bantu share ya bro. Thanks.

Jumat, 15 Mei 2015

Flagship Banyak Masalah? Kenapa Dirilis?

Kembali lagi bersama Kang Review. Akhir-akhir ini banyak Flagship yang diluncurkan dengan desain dan spek yang wah, namun saat handset sudah berada di tangan konsumen, banyak konsumen yang mengeluh karena beberapa hal contohnya iPhone 6 yang bend atau bengkok, Nexus yang batrenya meledak tanpa sebab, HTC One M9 yang overheat, sampai Galaxy S6 yang memiliki masalah dengan memori.

Nah, disini saya penasaran kenapa bisa terjadi hal-hal demikian. Apakah salah perhitungan, atau handset itu tidak dicoba dulu oleh pihak developer, tapi yang pasti dengan kejadian seperti yang telah disebutkan, kepercayaan konsumen kepada developer bisa berkurang karena masalah-masalah tersebut.

Maka dari itu, Kang Review akan memberikan satu tips kepada kalian, yaitu jika ada produk flagship terbaru dari salah satu developer smartphone terkenal yang baru meluncur. Jangan langsung dibeli! Tunggu minimal 2 minggu dan selalu update berita tentang flagship tersebut, apakah ada bugs atau masalah masalah lainnya. Jangan terkecoh dengan harga murah atau ada promo. Walaupun bisa klaim garansi, kan males juga ge service centernya bro.

Oke, demikian postingan kali ini. Maaf kalo berantakan. Ditunggu comment dan follownya bro. Thanks

Senin, 04 Mei 2015

Oppo N3. Kameranya Bisa Muter Bro!!

Perkembangan di duia smartphone memang tidak ada habisnya. Bulan Januari lalu Oppo merilis penerus Oppo N1, yaitu Oppo N3. Apa saja kelebihannya? Kita bahas di bawah.

N3 memiliki berat 192 gram dan sudah dual sim. Layar yang digunakan bertipe IPS LCD capacitive touchscreen yang sudah support 16 M colors. Bentangan layar yang dimiliki N3 juga sudah 5.5 inch dengan kerapatan layar sebesar 403 pixels per inch. Layar N3 juga sudah dilindungi oleh Gorilla Glass 3. Dan N3 memakai user interface Color OS 2.0.

Menggunakan processor Qualcomm MSM8974AA Snapdragon 801 bertenaga Quad-core 2.3 GHz Krait 400, N3 menggunakan GPU Adreno 330. Namun sayang N3 masih berjalan di OS android KitKat 4.4.4, namun ada rumor yang menyebutkan bahwa N3 akan disediakan update Lollipop.

N3 sudah support MicroSD up to 128 GB, namun tempat meletakan MicroSD adalah di port SIM 2. Tapi tidak usah khawatir bagi kamu yang harus on di kedua SIM karena di N3 sudah tersedia internal storage sebesar 32 GB yang ditopang RAM sebesar 2 GB.

Kamera depan belakangnya beresolusi 16 MP. Untuk kamera belakang di suport fitur autofocus, dual-LED Flash, Motorized rotating lens via on-screen gesture/O-click remote control, Geo-tagging, touch focus, face detection, auto panorama, dan HDR. Untuk kamera depan fitur yang tersedia adalah autofocus dan LED Flash. Kamera mampu merekam video berkualitas 1080p dengan frame 60fps dan 720p dengan frame 120fps. Uniknya jika kita memotret dengan mode panorama, maka kamera bakal muter seendiri bro jadi gausah tuh kita yang muter muter bro.

Fitur yang tersedia di N3 antara lain Wi-Fi, Bluetooth, Radio, GPS, NFC, dan Micro USB port. Sensor yang tersedia juga terbilang cukup lengkap dengan disediakan sensor accelerometer, proximity, gyro, dan compass. Fingerprint sensor juga sudah tersedia di N3.

Mengusung batre bertipe Li-Po dengan kapasitas sebesar 3000 mAh, N3 sudah bisa bertahan seharian untuk pemakaian normal, dan 12-18 jam untuk pemakaian berat. Namun, tidak usah khawatir karena produk flagship Oppo terkenal dengan VOOC fast chargenya yang katanya fast charge tercepat di dunia. Nah, di N3 juga disediakn fitur fast charge tersebut yang mampu mencharge 75% dalam waktu 30 menit.

Untuk harga, N3 baru bisa kamu bawa pulang dengan harga 8 jutaan. Namun kalau kita melihat fitur dan kemampuan smartphone ini, maka harga segitu ya wajar wajar aja bro.

Kesimpulannya Oppo emang ga pernah main main sama produk flagship mereka. Pelanggan bakal mereka kasih pengalaman terbaik saat menggunakan smartphone keluaran mereka. Contohnya ya Oppo N3 ini. Yang akan membuat pengalaman ber-smartphone ria kamu menjadi menyenangkan.

Kelebihan Oppo N3:
- Fingerprint sensor
- Gorilla Glass 3
- Processor Snapdragon 801
- Quad-core 2.3 GHz
- Kamera 16 MP bisa muter lagi
- Fast charge dan batre 3000 mAh

Kekurangan Oppo N3:
- Slot MicroSD bentrok sama SIM 2
- Udah itu aja bro kekurangannya

Demikian review kali ini semoga bermanfaat. Ditunggu comment dan follownya ya bro. Kang Review undur diri. Thanks.